<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Nukilan Hidup &#187; cinta</title>
	<atom:link href="http://nukilan.com/tag/cinta/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://nukilan.com</link>
	<description>Ketika petikan kata-kata menjadi sebuah blog</description>
	<lastBuildDate>Thu, 22 Oct 2009 14:07:20 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Kata Bukan Cinta, Laku Bukan Cinta</title>
		<link>http://nukilan.com/2009/04/27/kata-bukan-cinta-laku-bukan-cinta.htm</link>
		<comments>http://nukilan.com/2009/04/27/kata-bukan-cinta-laku-bukan-cinta.htm#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Apr 2009 02:45:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kurniawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nukilan.com/?p=211</guid>
		<description><![CDATA[Banyak orang tua, istri, suami, anak, dan kekasih mengungkapkan cinta hanya dengan kata-kata atau hanya dengan perbuatan. Banyak orang membanting tulang mencari nafkah demi orang-orang yang dicintainya, mereka anggap telah melakukan suatu yang disebut cinta. Tetapi ternyata mereka salah dan mereka dicampakkan. Mereka baru melakukan suatu yang disebut dengan kewajiban, bukan cinta.


Related posts:<ol><li><a href='http://nukilan.com/2006/05/09/lesson-of-love.htm' rel='bookmark' title='Permanent Link: Pelajaran Cinta'>Pelajaran Cinta</a></li><li><a href='http://nukilan.com/2006/05/09/bagian-tubuh-terpenting.htm' rel='bookmark' title='Permanent Link: Bagian Tubuh Terpenting'>Bagian Tubuh Terpenting</a></li><li><a href='http://nukilan.com/2007/02/23/kata-kata-indah.htm' rel='bookmark' title='Permanent Link: Kata-Kata Indah'>Kata-Kata Indah</a></li></ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Banyak yang berbuat, banyak yang berucap. Hanya sedikit yang berbuat dan berucap cinta.</p></blockquote>
<p>Banyak orang tua, istri, suami, anak, dan kekasih mengungkapkan cinta hanya dengan kata-kata atau hanya dengan perbuatan. Banyak orang membanting tulang mencari nafkah demi orang-orang yang dicintainya, mereka anggap telah melakukan suatu yang disebut cinta. Tetapi ternyata mereka salah dan mereka dicampakkan. Mereka baru melakukan suatu yang disebut dengan kewajiban, bukan cinta.</p>
<p>Banyak yang anggap, dengan laku saja sudah cukup untuk mengungkapkan cinta. Mereka lupa kalau manusia tidak hanya punya mata, manusia punya telinga, punya mulut, punya rasa. Cinta itu sederhana, cinta hanya perlu diungkapkan sehingga semua panca indra manusia bisa merasakannya.</p>
<p>Jangan kira mereka tahu kalau kita mencitai mereka hanya dengan perbuatan, cinta harus dirasakan oleh semua indra. Katakan &#8220;AKU CINTA KAMU&#8221;, &#8220;AKU SAYANG KAMU&#8221;, &#8220;AKU MEMBUTUHKAN KAMU&#8221;. Ucapkan dan buat mereka tahu kalau kita mencintainya.</p>
<blockquote><p>Laku kita memperlihatkan kalau kita mencintai.<br />
Kata kita memperdengarkan kalau kita mencintai.<br />
Sentuhan kita memberitahu kalau kita mencintai.</p></blockquote>
<p class="facebook"><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://nukilan.com/2009/04/27/kata-bukan-cinta-laku-bukan-cinta.htm" target="_blank"><img src="http://nukilan.com/wp-content/plugins/add-to-facebook-plugin/facebook_share_icon.gif" alt="Share on Facebook" title="Share on Facebook" /></a><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://nukilan.com/2009/04/27/kata-bukan-cinta-laku-bukan-cinta.htm" target="_blank" title="Share on Facebook">Share on Facebook</a></p>

<p>Related posts:<ol><li><a href='http://nukilan.com/2006/05/09/lesson-of-love.htm' rel='bookmark' title='Permanent Link: Pelajaran Cinta'>Pelajaran Cinta</a></li><li><a href='http://nukilan.com/2006/05/09/bagian-tubuh-terpenting.htm' rel='bookmark' title='Permanent Link: Bagian Tubuh Terpenting'>Bagian Tubuh Terpenting</a></li><li><a href='http://nukilan.com/2007/02/23/kata-kata-indah.htm' rel='bookmark' title='Permanent Link: Kata-Kata Indah'>Kata-Kata Indah</a></li></ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nukilan.com/2009/04/27/kata-bukan-cinta-laku-bukan-cinta.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rindu Ini Membunuhku</title>
		<link>http://nukilan.com/2009/02/14/rindu-ini-membunuhku.htm</link>
		<comments>http://nukilan.com/2009/02/14/rindu-ini-membunuhku.htm#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Feb 2009 15:14:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kurniawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[Kata-Kata Indah]]></category>
		<category><![CDATA[rindu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nukilan.com/?p=188</guid>
		<description><![CDATA[Kalau D’Masiv menyanyikan Cinta Ini Membunuhku.
Aku menyanyikan Rindu Ini Membuhuhku. Cinta tidak membunuh, tapi rindu.

Bisakah satu kecupan manis darinya mencairkan rinduku?
Ataukah aku butuh seratus kecupan? Tidak, tidak, aku butuh seribu kecupan. Atau sejuta?

Oh rindu, kenapa kau buat aku menjadi begini.
Mengapa membuatku merana dalam kesendirian.


No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kalau D’Masiv menyanyikan Cinta Ini Membunuhku.<br />
Aku menyanyikan Rindu Ini Membuhuhku. Cinta tidak membunuh, tapi rindu.</p>
<p>Bisakah satu kecupan manis darinya mencairkan rinduku?<br />
Ataukah aku butuh seratus kecupan? Tidak, tidak, aku butuh seribu kecupan. Atau sejuta?</p>
<p>Oh rindu, kenapa kau buat aku menjadi begini.<br />
Mengapa membuatku merana dalam kesendirian.</p>
<p class="facebook"><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://nukilan.com/2009/02/14/rindu-ini-membunuhku.htm" target="_blank"><img src="http://nukilan.com/wp-content/plugins/add-to-facebook-plugin/facebook_share_icon.gif" alt="Share on Facebook" title="Share on Facebook" /></a><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://nukilan.com/2009/02/14/rindu-ini-membunuhku.htm" target="_blank" title="Share on Facebook">Share on Facebook</a></p>

<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nukilan.com/2009/02/14/rindu-ini-membunuhku.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Siapakah Diriku</title>
		<link>http://nukilan.com/2009/02/07/siapakah-diriku.htm</link>
		<comments>http://nukilan.com/2009/02/07/siapakah-diriku.htm#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Feb 2009 09:44:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kurniawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[kata indah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nukilan.com/?p=183</guid>
		<description><![CDATA[Sering kutanya diriku sendiri, "Siapakah diriku ini?". Tidak ada jawaban. Sampai aku kenal kamu, kamu menjawabnya dengan lantang, "Kau adalah cintaku, sayangku, manisku, buah hatiku, belahan jiwaku".


Related posts:<ol><li><a href='http://nukilan.com/2006/09/15/sms-valentine.htm' rel='bookmark' title='Permanent Link: SMS Valentine'>SMS Valentine</a></li></ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sering kutanya diriku sendiri, &#8220;Siapakah diriku ini?&#8221;. Tidak ada jawaban. Sampai aku kenal kamu, kamu menjawabnya dengan lantang, &#8220;Kau adalah cintaku, sayangku, manisku, buah hatiku, belahan jiwaku&#8221;.</p>
<p class="facebook"><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://nukilan.com/2009/02/07/siapakah-diriku.htm" target="_blank"><img src="http://nukilan.com/wp-content/plugins/add-to-facebook-plugin/facebook_share_icon.gif" alt="Share on Facebook" title="Share on Facebook" /></a><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://nukilan.com/2009/02/07/siapakah-diriku.htm" target="_blank" title="Share on Facebook">Share on Facebook</a></p>

<p>Related posts:<ol><li><a href='http://nukilan.com/2006/09/15/sms-valentine.htm' rel='bookmark' title='Permanent Link: SMS Valentine'>SMS Valentine</a></li></ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nukilan.com/2009/02/07/siapakah-diriku.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kau Sebut Aku</title>
		<link>http://nukilan.com/2008/11/20/kau-sebut-aku.htm</link>
		<comments>http://nukilan.com/2008/11/20/kau-sebut-aku.htm#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 Nov 2008 02:26:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kurniawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[kata indah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.nukilan.com/2008/11/20/kau-sebut-aku.htm</guid>
		<description><![CDATA[Memanggilmu manis, kau sebut aku perayu.
Memanggilmu cantik, kau sebut aku gombal.
Memanggilmu si baik hati, kau sebut aku ada maunya.
Memanggilmu sayang, kau sebut aku penipu.
Boleh kau sebut aku perayu gombal yang banyak maunya.
Tapi tolong, tolong, tolong.
Tolong sekali lagi.
Tolong jangan sebut aku penipu.
Aku benar sayang kau.


No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Memanggilmu manis, kau sebut aku perayu.<br />
Memanggilmu cantik, kau sebut aku gombal.<br />
Memanggilmu si baik hati, kau sebut aku ada maunya.<br />
Memanggilmu sayang, kau sebut aku penipu.<br />
Boleh kau sebut aku perayu gombal yang banyak maunya.<br />
Tapi tolong, tolong, tolong.<br />
Tolong sekali lagi.<br />
Tolong jangan sebut aku penipu.<br />
Aku benar sayang kau.</p>
<p class="facebook"><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://nukilan.com/2008/11/20/kau-sebut-aku.htm" target="_blank"><img src="http://nukilan.com/wp-content/plugins/add-to-facebook-plugin/facebook_share_icon.gif" alt="Share on Facebook" title="Share on Facebook" /></a><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://nukilan.com/2008/11/20/kau-sebut-aku.htm" target="_blank" title="Share on Facebook">Share on Facebook</a></p>

<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nukilan.com/2008/11/20/kau-sebut-aku.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>I&#8217;ll Have To Say I Love You In A Song</title>
		<link>http://nukilan.com/2007/03/29/best-love-songs-come-from-heart.htm</link>
		<comments>http://nukilan.com/2007/03/29/best-love-songs-come-from-heart.htm#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Mar 2007 08:11:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kurniawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lagu]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[kata indah]]></category>
		<category><![CDATA[lagu]]></category>
		<category><![CDATA[mp3]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.nukilan.com/2007/03/29/best-love-songs-come-from-heart.htm</guid>
		<description><![CDATA[I'll Have To Say I Love You In A Song ditulis oleh Jim Croce. Jim Croce ini termasuk tipe yang membenci pertanyaan, berargumentasi terutama yang berhubungan dengan uang. Pada suatu hari Ingrid, istri Jim Croce mempertanyakan status keuangan keluarga. Dan sudah pasti Jim kesal dan langsung meninggalkan kamar tidur. Pada pagi harinya, Jim membangunkan Ingrid dengan menyanyikan lagu baru ciptaannya. "Every time I tried to tell you the words just came out wrong. So I'll have to say I love you, in a song."


Related posts:<ol><li><a href='http://nukilan.com/2007/03/22/what-do-you-say-when-words-are-not-enough.htm' rel='bookmark' title='Permanent Link: Ketika Kata Tidak Bisa Menggambarkan Rasa'>Ketika Kata Tidak Bisa Menggambarkan Rasa</a></li><li><a href='http://nukilan.com/2007/03/28/love-is-the-rose.htm' rel='bookmark' title='Permanent Link: The Rose'>The Rose</a></li><li><a href='http://nukilan.com/2007/03/26/ocean-deep-the-best-desperate-sad-song.htm' rel='bookmark' title='Permanent Link: Ocean Deep'>Ocean Deep</a></li></ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Lagu yang indah tercipta dari hati terdalam dan biasanya sepontan. Seperti <a title="Love is “The Rose”" href="http://blog.nukilan.com/2007/03/28/love-is-the-rose.htm"><strong>The Rose</strong></a>, lagu <strong>I&#8217;ll Have To Say I Love You In A Song </strong>juga sama. Tercipta hanya dalam waktu malam menjelang pagi.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>I&#8217;ll Have To Say I Love You In A Song</strong> ditulis oleh Jim Croce. Jim Croce ini termasuk tipe yang membenci pertanyaan, berargumentasi  terutama yang berhubungan dengan uang. Pada suatu hari Ingrid, istri Jim Croce mempertanyakan status keuangan keluarga. Dan sudah pasti Jim kesal dan langsung meninggalkan kamar tidur. Pada pagi harinya, Jim membangunkan Ingrid dengan menyanyikan lagu baru ciptaannya. &#8220;Every time I tried to tell you the words just came out wrong. So I&#8217;ll have to say I love you, in a song.&#8221;<span id="more-128"></span></p>
<p>Inilah lirik dari  I&#8217;ll Have To Say I Love You In A Song:</p>
<blockquote>

<p style="text-align: left;"><strong>I&#8217;ll Have To Say I Love You In A Song</strong><br />
<strong>Jim Croce</strong></p>
<p style="text-align: left;">
<p><span class="txt_1">Well, I know it&#8217;s kind of late<br />
I hope I didn&#8217;t wake you<br />
But what I got to say can&#8217;t wait<br />
I know you&#8217;d understand<br />
Ev&#8217;ry time I tried to tell you<br />
The words just came out wrong<br />
So I&#8217;ll have to say I love you in a song</span><span class="txt_1">Yeah, I know it&#8217;s kind of strange<br />
But ev&#8217;ry time I&#8217;m near you<br />
I just run out of things to say<br />
I know you&#8217;d understand<br />
Ev&#8217;ry time I tried to tell you<br />
The words just came out wrong<br />
So I&#8217;ll have to say I love you in a song</span><span class="txt_1">(Instrumental)</span></p>
<p><span class="txt_1">Ev&#8217;ry time the time was right<br />
All the words just came out wrong<br />
So I&#8217;ll have to say I love you in a song</span></p>
<p style="text-align: left;">
<p style="text-align: left;"><span class="txt_1">Yeah, I know it&#8217;s kind of late<br />
I hope I didn&#8217;t wake you<br />
But there&#8217;s something that I just got to say<br />
I know you&#8217;d understand<br />
Ev&#8217;ry time I tried to tell you<br />
The words just came out wrong<br />
So I&#8217;ll have to say I love you in a song</span></p></blockquote>
<p class="facebook"><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://nukilan.com/2007/03/29/best-love-songs-come-from-heart.htm" target="_blank"><img src="http://nukilan.com/wp-content/plugins/add-to-facebook-plugin/facebook_share_icon.gif" alt="Share on Facebook" title="Share on Facebook" /></a><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://nukilan.com/2007/03/29/best-love-songs-come-from-heart.htm" target="_blank" title="Share on Facebook">Share on Facebook</a></p>

<p>Related posts:<ol><li><a href='http://nukilan.com/2007/03/22/what-do-you-say-when-words-are-not-enough.htm' rel='bookmark' title='Permanent Link: Ketika Kata Tidak Bisa Menggambarkan Rasa'>Ketika Kata Tidak Bisa Menggambarkan Rasa</a></li><li><a href='http://nukilan.com/2007/03/28/love-is-the-rose.htm' rel='bookmark' title='Permanent Link: The Rose'>The Rose</a></li><li><a href='http://nukilan.com/2007/03/26/ocean-deep-the-best-desperate-sad-song.htm' rel='bookmark' title='Permanent Link: Ocean Deep'>Ocean Deep</a></li></ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nukilan.com/2007/03/29/best-love-songs-come-from-heart.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>The Rose</title>
		<link>http://nukilan.com/2007/03/28/love-is-the-rose.htm</link>
		<comments>http://nukilan.com/2007/03/28/love-is-the-rose.htm#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Mar 2007 11:06:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kurniawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lagu]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[kata indah]]></category>
		<category><![CDATA[lagu]]></category>
		<category><![CDATA[mp3]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.nukilan.com/2007/03/28/love-is-the-rose.htm</guid>
		<description><![CDATA[Kalau lagu Ocean Deep dan Hold Me Now adalah lagu broken heart, lagu putus asa. Lagu The Rose ini memberi spirit cinta. Aku sangat suka lirik-liriknya sangat sangat indah.


Related posts:<ol><li><a href='http://nukilan.com/2007/03/29/best-love-songs-come-from-heart.htm' rel='bookmark' title='Permanent Link: I&#8217;ll Have To Say I Love You In A Song'>I&#8217;ll Have To Say I Love You In A Song</a></li><li><a href='http://nukilan.com/2007/03/26/ocean-deep-the-best-desperate-sad-song.htm' rel='bookmark' title='Permanent Link: Ocean Deep'>Ocean Deep</a></li><li><a href='http://nukilan.com/2007/03/22/what-do-you-say-when-words-are-not-enough.htm' rel='bookmark' title='Permanent Link: Ketika Kata Tidak Bisa Menggambarkan Rasa'>Ketika Kata Tidak Bisa Menggambarkan Rasa</a></li></ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Kalau lagu <a title="Ocean Deep, the best desperate sad song" href="http://blog.nukilan.com/2007/03/26/ocean-deep-the-best-desperate-sad-song.htm">Ocean Deep</a> dan <a title="What do you say when words are not enough?" href="http://blog.nukilan.com/2007/03/22/what-do-you-say-when-words-are-not-enough.htm">Hold Me Now</a> adalah lagu broken heart, lagu putus asa. Lagu The Rose ini memberi spirit cinta. Aku sangat suka lirik-liriknya sangat sangat indah. Ini salah satu bait lagunya:</p>
<blockquote style="text-align: justify;"><p>And you think that love is only for the lucky and the strong<br />
Just remember in the winter<br />
Far beneath the bitter snow<br />
Lies the seed<br />
That with the sun&#8217;s love, in the spring<br />
Becomes the rose</p></blockquote>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-127"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Lagu ini ditulis oleh Amanda McBroom dan dijadikan OST untuk film The Rose. Nama Amanda McBroom waktu itu tidak memiliki arti apa pun, ketika lagunya dinyanyikan oleh Bette Miller semua orang menjadi tergila-gila dan mencari tahu dari mana asal lagu dengan lirik seindah itu. Dan dari situ keluarlah nama Amanda McBroom. Semenjak itu namanya mulai menanjak.</p>
<p style="text-align: justify;">Amanda McBroom, selain hebat menulis, suaranya termasuk suara yang sangat jernih. Pada tahun 80-an, suara dan lagu The Rose sempat menjadi standar Hi-Fi. Aku suka suaranya dan beberapa lagunya dan aku punya album &#8220;Dreaming&#8221;. Pertama kali aku mendengar lagu Amanda McBroom dari CD MP3 Jazz punya Yakub Lieman. Kalau tidak salah itu awal kuliahku di tahun 1997. Setelah itu aku tidak pernah dengar lagi dan sampai suatu ketika kau merasa dulu aku pernah mendengar suara yang sangat sangat empuk lalu kau mencari kembali album Amanda McBroom dan thank God I found it.</p>
<p style="text-align: justify;">Ini ada sejarah dari asal mula The Rose yang diambil dari website <a title="Amanda McBroom" href="http://www.amcbroom.com/rose.html">Amanda McBroom</a>.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>HOW “THE ROSE” CAME TO BE</strong></p>
<p style="text-align: justify;">People often ask me what inspired me to write The Rose. Here is the story:</p>
<p style="text-align: justify;">I was driving down the freeway one afternoon, some time in 1977-something.</p>
<p style="text-align: justify;">I was listening to the radio. A song came on the radio. It was “MAGDALENA” by Danny O’Keefe, sung by Leo Sayer.<br />
I liked it immediately. My favorite line was “Your love is like a razor. My heart is just a scar.”I thought,”Ooh, I love that lyric.”</p>
<p style="text-align: justify;">As I continued to drive down the road the thought came, I don’t agree with the sentiment. I don’t think love is like a razor. (I was younger then.) What, then, do I think love is? Suddenly, it was as if someone had opened a window in the top of my head. Words came pouring in. I had to keep reciting them to myself as I drove faster and faster towards home, so I wouldn’t forget them. I screeched into my drive way, ran into the house, past various bewildered dogs and cats and husbands, and sat down at the piano. Ten minutes later, THE ROSE was there.</p>
<p style="text-align: justify;">I called my husband, George, into the room and played it for him, as I always did with my new songs. He listened, and quietly said to me, “You’ve just written a standard.” I protested that no one but my pals would ever hear it. (This is long before I had ever recorded anything.) He said,”Mark my words, something is going to happen with this song.”</p>
<p style="text-align: justify;">A year or so later, a professional song &#8211; writer friend of mine said, “Listen. There is this movie coming out called “The Rose”. They are looking for a title tune. Do you want me to submit this to them?” I had never really tried to submit this song to anyone. I didn’t consider myself a song writer at the time. So I said, “Sure.”</p>
<p style="text-align: justify;">She submitted the tune to the producers, who HATED it. They thought it was dull and a hymn and NOT rock and roll and totally wrong. They put it in the reject box. But the divine Paul Rothchild, who was the music supervisor on the film, and had been Janis Joplin’s producer, hauled it out and asked them to reconsider. They again said no. So he mailed it to Bette. She liked it, and that’s how it got into the film and changed my life forever.</p>
<p style="text-align: justify;">I have never written another song as quickly. I like to think I was the window that happened to be open when those thoughts needed to come through. I am eternally grateful&#8230; to Bette&#8230; to Paul Rothchild&#8230; to Bill Kerby, who wrote the screenplay&#8230;to my friend who first submitted it for me&#8230; and to the Universe for speaking to me in the first place and for showing me what I truly believe.</p>
<p style="text-align: justify;">Here are the lyrics:</p>
<blockquote style="text-align: justify;"><p><strong>The Rose</strong></p>
<p>Some say love, it is a river<br />
That drowns the tender reed<br />
Some say love, it is a razor<br />
That leaves your soul to bleed<br />
Some say love, it is a hunger<br />
An endless aching need<br />
I say love, it is a flower<br />
And you, its only seed</p>
<p>It&#8217;s the heart, afraid of breaking<br />
That never learns to dance<br />
It&#8217;s the dream, afraid of waking<br />
That never takes the chance<br />
It&#8217;s the one who won&#8217;t be taken<br />
Who cannot seem to give<br />
And the soul, afraid of dying<br />
That never learns to live</p>
<p>When the night has been too lonely<br />
And the road has been too long<br />
And you think that love is only for the lucky and the strong<br />
Just remember in the winter<br />
Far beneath the bitter snow<br />
Lies the seed<br />
That with the sun&#8217;s love, in the spring<br />
Becomes the rose</p></blockquote>
<p class="facebook"><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://nukilan.com/2007/03/28/love-is-the-rose.htm" target="_blank"><img src="http://nukilan.com/wp-content/plugins/add-to-facebook-plugin/facebook_share_icon.gif" alt="Share on Facebook" title="Share on Facebook" /></a><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://nukilan.com/2007/03/28/love-is-the-rose.htm" target="_blank" title="Share on Facebook">Share on Facebook</a></p>

<p>Related posts:<ol><li><a href='http://nukilan.com/2007/03/29/best-love-songs-come-from-heart.htm' rel='bookmark' title='Permanent Link: I&#8217;ll Have To Say I Love You In A Song'>I&#8217;ll Have To Say I Love You In A Song</a></li><li><a href='http://nukilan.com/2007/03/26/ocean-deep-the-best-desperate-sad-song.htm' rel='bookmark' title='Permanent Link: Ocean Deep'>Ocean Deep</a></li><li><a href='http://nukilan.com/2007/03/22/what-do-you-say-when-words-are-not-enough.htm' rel='bookmark' title='Permanent Link: Ketika Kata Tidak Bisa Menggambarkan Rasa'>Ketika Kata Tidak Bisa Menggambarkan Rasa</a></li></ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nukilan.com/2007/03/28/love-is-the-rose.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Masih Banyak Ikan Di Lautan</title>
		<link>http://nukilan.com/2007/02/26/masih-banyak-ikan-di-lautan.htm</link>
		<comments>http://nukilan.com/2007/02/26/masih-banyak-ikan-di-lautan.htm#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Feb 2007 02:12:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kurniawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Realita]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[kata indah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.nukilan.com/2007/02/26/masih-banyak-ikan-di-lautan.htm</guid>
		<description><![CDATA[Ada dua tipe orang yang bisa mengatakan "Masih banyak ikan di lautan". Tipe pertama, orang ini tidak serius waktu mengatakan kata-kata itu, bercanda, untuk menghibur hati. Tipe kedua, orang yang belum mengenal arti cinta sejati. Cinta itu banyak tapi yang mana yang sejati? Can he/she tells you? Makanya "Masih banyak ikan di latuan".


No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Ada orang yang sering mengatakan &#8220;Masih banyak ikan di lautan&#8221; sebagai kiasan kalau di luar sana masih banyak cowok/cewek untuk kita pilih jadi pasangan hidup. 101% aku tidak setuju. Kata-kata itu hanya untuk menghibur diri.</p>
<p>Ada dua tipe orang yang bisa mengatakan &#8220;Masih banyak ikan di lautan&#8221;. Tipe pertama, orang ini tidak serius waktu mengatakan kata-kata itu, bercanda, untuk menghibur hati. Tipe kedua, orang yang belum mengenal arti cinta sejati. Cinta itu banyak tapi yang mana yang sejati? Can he/she tells you?  Makanya &#8220;Masih banyak ikan di latuan&#8221;.</p>
<p>Temanku pernah berkata ketika hendak menikah, &#8220;Katanya diluar banyak cewek, kenapa aku membutuhkan 34 tahun untuk menemukan dia?&#8221;</p>
<p class="facebook"><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://nukilan.com/2007/02/26/masih-banyak-ikan-di-lautan.htm" target="_blank"><img src="http://nukilan.com/wp-content/plugins/add-to-facebook-plugin/facebook_share_icon.gif" alt="Share on Facebook" title="Share on Facebook" /></a><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://nukilan.com/2007/02/26/masih-banyak-ikan-di-lautan.htm" target="_blank" title="Share on Facebook">Share on Facebook</a></p>

<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nukilan.com/2007/02/26/masih-banyak-ikan-di-lautan.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kata-Kata Indah</title>
		<link>http://nukilan.com/2007/02/23/kata-kata-indah.htm</link>
		<comments>http://nukilan.com/2007/02/23/kata-kata-indah.htm#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Feb 2007 01:59:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kurniawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Buku]]></category>
		<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[kata indah]]></category>
		<category><![CDATA[Keindahan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.nukilan.com/2007/02/23/kata-kata-indah.htm</guid>
		<description><![CDATA[Kata-kata terindah


No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Ini ada beberapa kalimat-kalimat yang menarik dan juga romantis dari cersil Legenda Bunga Persik (Chu Liuxiang, Pendekar Harum). Kalimat-kalimat ini ku beri kelompokkan dalam bookmark, tidak pantas aku menyebutnya judul karena bukan hak ku memberikan judul atas karya orang lain.<span id="more-113"></span></p>
<h2 style="text-align: justify;"><strong>Senyum Terindah</strong></h2>
<p style="text-align: justify;">Dalam dunia ini jarang ada orang yang bisa mengerti. Alangkah mempesonanya seorang gadis cantik tersenyum seraya mengerutkan hidungnya!</p>
<p style="text-align: justify;">Jika sampai sini kau masih belum mengerti juga, maka kusarankan untuk cepat-cepat mencari dan menemukan seorang gadis cantik yang bisa tersenyum seperti ini untuk tersenyum kepadamu!</p>
<h2 style="text-align: justify;">Mata yang Indah</h2>
<p style="text-align: justify;">Saat itu matanya tidak seperti bunga, juga tidak sepeti kabut, lebih-lebih tidak seperti bulan sabit. Sebab di dunia ini tak akan ada bunga yang begitu cantik, kabut yang begitu indah dan sinar bulan yang begitu mempesona.</p>
<h2 style="text-align: justify;">Yang Berbicara</h2>
<p style="text-align: justify;">Di dunia banyak hal yang mengherankan. Di tubuh manusia, yang bisa berbicara sebenarnya hanya mulut.<br />
Tetapi sewaktu wanita bicara dengan mata atau hidung atau tangan atau kaki, hasilnya jauh lebih menyenangkan hati daripada berbicara menggunakan mulut. Mulut sebenarnya dipakai untuk berbicara. Tetapi banyak lelaki beranggapan bahwa sewaktu seorang wanita memakai mulutnya untuk menggigit hasilnya juga jauh lebih menyenangkan hati daripada kalau ia memakai mulutnya untuk berbicara!</p>
<h2 style="text-align: justify;">Keindahan</h2>
<p style="text-align: justify;">Ketika seseorang berada bersama orang yang paling mengerti hatinya, seringkali terbit perasaan semacam perasaan yang memilukan. Hanya saja bukanlah kepiluan atau kesepian yang sejati. Ini hanyalah semacam perasaan takjub terhadap kehidupan manusia.</p>
<p style="text-align: justify;">Hanya kalau seseorang sudah mencapai serta merasakan taraf kehidupan yang terindah ini, perasaan seperti ini terbit. Ini sama dengan dasar keindahan sebuah sajak kuno yang lain, yang berbunyi:</p>
<p style="text-align: justify;">memikirkan langit dan bumi lusanya tak terhingga,<br />
munguncurkan air mata karena sadar kesendirian diri.</p>
<p style="text-align: justify;">Itu bukan kepiluan, bukan kesepian.<br />
Itu adalah keindahan.<br />
Keindahan yang dapat menggetarkan sukma!<br />
Keindahan yang juga dapat mematahkan semangat!</p>
<p style="text-align: justify;">Seseorang yang belum pernah merasakan dasar keindahan ini, berarti yang dia miliki benar-benar kehidupan yang sepi!</p>
<p style="text-align: justify;">Girl of My Dream</p>
<p style="text-align: justify;">Waktu kuliah, tepatnya waktu liburan semester 4. Aku merasakan kesepian yang dilukiskan dengan begitu indah oleh Gu Long dalam kalimat-kalimat dengan bookmark Keindahan. Aku merasakan kesepian, tapi kesepian ini aneh, kesepian ini mengganjal hati, membuat aku merasa something wrong with my self but i enjoyed it, i want it. Aku ketagihan, sampai aku tidak ingin tidur karena ingin selalu merasakannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Waktu itu aku merasa dia adalah orang yang sangat memahami diriku dan aku juga merasa memahami dirinya. Aku merasa diriku kesepian ketika tanpa dia sedetik pun di sisiku. God&#8230; benar-benar kesepian, padahal aku lagi kumpul dengan teman-temanku yang lain. Tapi aku tetap merasa kesepian. Sepi karena tidak mendengar suaranya, tidak melihat gerakan tubuhnya, tidak merasakan hembusan nafasnya, tidak mencium wangi rambutnya. Oh semuanya, sampai hari ini aku masih ingat one of beautiful eye i ever see. It take more than three years to let it go.</p>
<p style="text-align: justify;">Oh God.. please give me one more change to feel it. Girl of my dream.</p>
<p style="text-align: justify;">Aku tidak menyangka selama ini baru sekarang aku menemukan rangkaian kata-kata yang dapat melukiskan perasaanku waktu itu. Thank Gu Long, you make me feel PEACE.</p>
<p class="facebook"><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://nukilan.com/2007/02/23/kata-kata-indah.htm" target="_blank"><img src="http://nukilan.com/wp-content/plugins/add-to-facebook-plugin/facebook_share_icon.gif" alt="Share on Facebook" title="Share on Facebook" /></a><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://nukilan.com/2007/02/23/kata-kata-indah.htm" target="_blank" title="Share on Facebook">Share on Facebook</a></p>

<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nukilan.com/2007/02/23/kata-kata-indah.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>54</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pelajaran Cinta</title>
		<link>http://nukilan.com/2006/05/09/lesson-of-love.htm</link>
		<comments>http://nukilan.com/2006/05/09/lesson-of-love.htm#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 May 2006 11:26:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kurniawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nukilan.com/2006_05_09_lesson-of-love.html</guid>
		<description><![CDATA[Toshinobu Kubota, yang biasa dipanggil Shinji mengucapkan selamat tinggal kepada keluarganya di negerinya yang lama untuk mencari hidup yang lebih baik di Amerika. Ayahnya memberinya uang simpanan keluarga yang disembunyikan di dalam kantong kulit. &#8220;Di sini keadaan sulit,&#8221; katanya sambil memeluk putranya dan mengucapkan selamat tinggal. &#8220;Kau adalah harapan kami.&#8221;
Shinji naik ke kapal lintas Atlantik [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://nukilan.com/2009/04/27/kata-bukan-cinta-laku-bukan-cinta.htm' rel='bookmark' title='Permanent Link: Kata Bukan Cinta, Laku Bukan Cinta'>Kata Bukan Cinta, Laku Bukan Cinta</a></li></ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://nukilan.com/wp-content/uploads/2006/05/love-wallpaper262.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-429" title="love-wallpaper262" src="http://nukilan.com/wp-content/uploads/2006/05/love-wallpaper262-300x225.jpg" alt="love-wallpaper262" width="300" height="225" /></a>Toshinobu Kubota, yang biasa dipanggil Shinji mengucapkan selamat tinggal kepada keluarganya di negerinya yang lama untuk mencari hidup yang lebih baik di Amerika. Ayahnya memberinya uang simpanan keluarga yang disembunyikan di dalam kantong kulit. &#8220;Di sini keadaan sulit,&#8221; katanya sambil memeluk putranya dan mengucapkan selamat tinggal. &#8220;Kau adalah harapan kami.&#8221;<span id="more-23"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Shinji naik ke kapal lintas Atlantik yang menawarkan transport gratis bagi pemuda-pemuda yang mau bekerja sebagai penyekop batubara sebagai imbalan ongkos pelayaran selama sebulan. Kalau Shinji menemukan emas di Pegunungan Colorado, keluarganya akan menyusul.</p>
<p style="text-align: justify;">Berbulan-bulan Shinji mengolah tanahnya tanpa kenal lelah. Urat emas yang tidak besar memberinya penghasilan yang pas-pasan namun teratur. Setiap hari ketika pulang ke pondoknya yang terdiri atas dua kamar, Shinji merindukan dan sangat ingin disambut oleh wanita yang dicintainya. Satu-satunya yang disesalinya ketika menerima tawaran untuk mengadu nasib ke Amerika adalah terpaksa meninggalkan Asaka Matsutoya sebelum secara resmi punya kesempatan mendekati gadis itu. Sepanjang ingatannya, keluarga mereka sudah lama berteman dan selama itu pula diam-diam dia berharap bisa memperistri Asaka.</p>
<p style="text-align: justify;">Rambut Asaka yang ikal panjang dan senyumnya yang menawan membuatnya menjadi putri Keluarga Yoshinori Matsutoya yang paling cantik. Shinji baru sempat duduk di sampingnya dalam acara perayaan pesta bunga dan mengarang alasan-alasan konyol untuk singgah di rumahgadis itu agar bisa betemu dengannya. Setiap malam sebelum tidur di kabinnya, Shinji ingin sekali membelai rambut Asaka yang pirang kemerahan dan memeluk gadis itu. Akhirnya, dia menyurati ayahnya, meminta bantuannya untuk mewujudkan impiannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Kira-kira setahun kemudian, sebuah telegram datang mengabarkan rencana untuk membuat hidup Shinji menjadi lengkap. Pak Yoshinori Matsutoya akan mengirimkan putrinya kepada Shinji di Amerika. Putrinya itu suka bekerja keras dan punya intuisi bisnis. Dia akan bekerja sama dengan Shinji selama setahun dan membantunya mengembangkan bisnis penambangan emas. Diharapkan, setelah setahun itu keluarganya akan mampu datang ke Amerika untuk menghadiri pernikahan mereka.</p>
<p style="text-align: justify;">Hati Shinji sangat bahagia. Dia menghabiskan satu bulan berikutnya untuk mengubah pondoknya menjadi tempat tinggal yang nyaman. Dia membeli ranjang sederhana untuk tempat tidurnya di ruang duduk dan menata bekas tempat tidurnya agar pantas untuk seorang wanita. Gorden dari bekas karung goni yang menutupi kotornya jendela diganti dengan kain bermotif bunga dari bekas karung terigu. Di meja samping tempat tidur dia meletakkan wadah kaleng berisi bunga-bunga kering yang dipetiknya di padang rumput.</p>
<p style="text-align: justify;">Akhirnya, tibalah hari yang sudah dinanti-nantikannya sepanjang hidup. Dengan tangan membawa seikat bunga daisy segar yang baru dipetik, dia pergi ke stasiun kereta api. Asap mengepul dan roda-roda berderit ketika kereta api mendekat lalu berhenti. Shinji melihat setiap jendela, mencari senyum dan rambut ikal Asaka.Jantungnya berdebar kencang penuh harap, kemudian tersentak karena kecewa.</p>
<p style="text-align: justify;">Bukan Asaka, tetapi Yumi Matsutoya kakaknya, yang turun dari kereta api. Gadis itu berdiri malu-malu di depannya, matanya menunduk. Shinji hanya bisa memandang terpana. Kemudian, dengan tangan gemetar diulurkannya buket bunga itu kepada Yumi. &#8220;Selamat datang,&#8221; katanya lirih, matanya menatap nanar. Senyum tipis menghias wajah Yumi yang tidak cantik.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Aku senang ketika Ayah mengatakan kau ingin aku datang ke sini,&#8221; kata Yumi, sambil sekilas memandang mata Shinji sebelum cepat-cepat menunduk lagi.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Aku akan mengurus bawaanmu,&#8221; kata Shinji dengan senyum terpaksa.</p>
<p style="text-align: justify;">Bersama-sama mereka berjalan ke kereta kuda. Pak Matsutoya dan ayahnya benar. Yumi memang punya intuisi bisnis yang hebat. Sementara Shinji bekerja di tambang, dia bekerja di kantor. Di meja sederhana di sudut ruang duduk, dengan cermat Yumi mencatat semua kegiatan di tambang. Dalam waktu 6 bulan, asset mereka telah berlipat dua. Masakannya yang lezat dan senyumnya yang tenang menghiasi pondok itu dengan sentuhan ajaib seorang wanita.</p>
<p style="text-align: justify;">Tetapi bukan wanita ini yang kuinginkan, keluh Shinji dalam hati, setiap malam sebelum tidur kecapekan di ruang duduk. Mengapa mereka mengirim Yumi? Akankah dia bisa bertemu lagi dengan Asaka? Apakah impian lamanya untuk memperistri Asaka harus dilupakannya? Setahun lamanya Yumi dan Shinji bekerja, bermain, dan tertawa bersama, tetapi tak pernah ada ungkapan cinta. Pernah sekali, Yumi mencium pipi Shinji sebelum masuk ke kamarnya. Pria itu hanya tersenyum canggung. Sejak itu, kelihatannya Yumi cukup puas dengan jalan-jalan berdua menjelajahi pegunungan atau dengan mengobrol di beranda setelah makan malam.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada suatu sore di musim semi, hujan deras mengguyur punggung bukit, membuat jalan masuk ke tambang mereka longsor. Dengan kesal Shinji mengisi karung-karung pasir dan meletakkannya sedemikan rupa untuk membelokkan arus air. Badannya lelah dan basah kuyup, tetapi tampaknya usahanya sia-sia. Tiba-tiba Yumi muncul di sampingnya, memegangi karung goni yang terbuka. Shinji menyekop dan memasukkan pasir kedalamnya, kemudian dengan tenaga sekuat lelaki, Yumi melemparkan karung itu ke tumpukan lalu membuka karung lainnya. Berjam-jam mereka bekerja dengan kaki terbenam lumpur setinggi lutut, sampai hujan reda. Dengan berpegangan tangan mereka berjalan pulang ke pondok.</p>
<p style="text-align: justify;">Sambil menikmati sup panas, Shinji mendesah, &#8220;Aku takkan dapat menyelamatkan tambang itu tanpa dirimu. Terima kasih, Yumi.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Sama-sama,&#8221; gadis itu menjawab sambil tersenyum tenang seperti biasa, lalu tanpa berkata-kata dia masuk ke kamarnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Beberapa hari kemudian, sebuah telegram datang mengabarkan bahwa Keluarga Matsutoya dan Keluarga Kubota akan tiba minggu berikutnya. Meskipun berusaha keras menutup-nutupinya, jantung Shinji kembali berdebar-debar seperti dulu karena harapan akan bertemu lagi dengan Asaka. Dia dan Yumi pergi ke stasiun kereta api. Mereka melihat keluarga mereka turun dari kereta api di ujung peron.</p>
<p style="text-align: justify;">Ketika Asaka muncul, Yumi menoleh kepada Shinji. &#8220;Sambutlah dia,&#8221; katanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan kaget, Shinji berkata tergagap, &#8220;Apa maksudmu?&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Shinji, sudah lama aku tahu bahwa aku bukan putri Matsutoya yang kau inginkan. Aku memperhatikan bagaimana kau bercanda dengan Asaka dalam acara Perayaan pesta bunga lalu.&#8221; Dia mengangguk ke arah adiknya yang sedang menuruni tangga kereta. &#8220;Aku tahu bahwa dia, bukan aku, yang kauinginkan menjadi istrimu.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Tapi&#8230;&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Yumi meletakkan jarinya pada bibir Shinji. &#8220;Ssstt,&#8221; bisiknya. &#8220;Aku mencintaimu, Shinji. Aku selalu mencintaimu. Karena itu, yang kuinginkan hanya melihatmu bahagia. Sambutlah adikku.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Shinji mengambil tangan yumi dari wajahnya dan menggenggamnya. Ketika Yumi menengadah, untuk pertama kalinya Shinji melihat betapa cantiknya gadis itu. Dia ingat ketika mereka berjalan-jalan di padang rumput, ingat malam-malam tenang yang mereka nikmati di depan perapian, ingat ketika Yumi membantunya mengisi karung-karung pasir. Ketika itulah dia menyadari apa yang sebenarnya selama berbulan-bulan telah tidak diketahuinya.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Tidak, Yumi. Engkaulah yang kuinginkan.&#8221; Shinji merengkuh gadis itu ke dalam pelukannya dan mengecupnya dengan cinta yg tiba-tiba membuncah didalam dadanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Keluarga mereka berkerumun mengelilingi mereka dan berseru-seru, &#8220;Kami datang untuk menghadiri pernikahan kalian!&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Sumber: unknown</p>
<p class="facebook"><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://nukilan.com/2006/05/09/lesson-of-love.htm" target="_blank"><img src="http://nukilan.com/wp-content/plugins/add-to-facebook-plugin/facebook_share_icon.gif" alt="Share on Facebook" title="Share on Facebook" /></a><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://nukilan.com/2006/05/09/lesson-of-love.htm" target="_blank" title="Share on Facebook">Share on Facebook</a></p>

<p>Related posts:<ol><li><a href='http://nukilan.com/2009/04/27/kata-bukan-cinta-laku-bukan-cinta.htm' rel='bookmark' title='Permanent Link: Kata Bukan Cinta, Laku Bukan Cinta'>Kata Bukan Cinta, Laku Bukan Cinta</a></li></ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nukilan.com/2006/05/09/lesson-of-love.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Segelas Susu</title>
		<link>http://nukilan.com/2006/05/09/segelas-susu.htm</link>
		<comments>http://nukilan.com/2006/05/09/segelas-susu.htm#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 May 2006 11:25:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kurniawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nukilan.com/2006_05_09_segelas-susu.html</guid>
		<description><![CDATA[Wanita itu takut untuk membuka tagihan tersebut, ia sangat yakin bahwa ia tak akan mampu membayar tagihan tersebut walaupun harus diangsur seumur hidupnya. Akhirnya Ia memberanikan diri untuk membaca tagihan tersebut, dan ada sesuatu yang menarik perhatiannya pada pojok atas lembar tagihan tersebut. Ia membaca tulisan yang berbunyi "Telah dibayar lunas dengan segelas besar susu!" tertanda, Dr. Howard Kelly.


No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://nukilan.com/wp-content/uploads/2006/05/kelly.gif"><img class="alignleft size-full wp-image-446" title="kelly" src="http://nukilan.com/wp-content/uploads/2006/05/kelly.gif" alt="kelly" width="181" height="216" /></a>Suatu hari, seorang anak lelaki miskin yang hidup dari menjual asongan dari pintu ke pintu, menemukan bahwa dikantongnya hanya tersisa beberapa sen uangnya, dan dia sangat lapar.  Anak lelaki tersebut memutuskan untuk meminta makanan dari rumah berikutnya. Akan tetapi anak itu kehilangan keberanian saat seorang wanita muda membuka pintu rumah. Anak itu tidak jadi meminta makanan, ia hanya berani meminta segelas air.<span id="more-24"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Wanita muda tersebut melihat, dan berpikir bahwa anak lelaki tersebut pastilah lapar, oleh karena itu ia membawakan segelas besar susu.</p>
<p style="text-align: justify;">Anak lelaki itu meminumnya dengan lambat, dan kemudian bertanya, &#8220;berapa saya harus membayar untuk segelas besar susu ini ?&#8221; Wanita itu menjawab: &#8220;Kamu tidak perlu membayar apapun&#8221;. &#8220;Ibu kami mengajarkan untuk tidak menerima bayaran untuk kebaikan&#8221; kata wanita itu menambahkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Anak lelaki itu kemudian menghabiskan susunya dan berkata : &#8220;Dari dalam hatiku aku berterima kasih pada anda.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Bertahun-tahun kemudian, wanita muda tersebut mengalami sakit yang sangat kritis. Para dokter di kota itu sudah tidak sanggup menganganinya. Mereka akhirnya mengirimnya ke kota besar, dimana terdapat dokter spesialis yang mampu menangani penyakit langka tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Dr. Howard dipanggil untuk melakukan pemeriksaan. Pada saat ia mendengar nama kota asal si wanita tersebut, terbersit seberkas pancaran aneh pada mata Dr. Howard. Segera ia bangkit dan bergegas turun melalui hall rumah sakit, menuju kamar si wanita tersebut. Dengan berpakaian jubah kedokteran ia menemui si wanita itu.</p>
<p style="text-align: justify;">Ia langsung mengenali wanita itu pada sekali pandang. Ia kemudian kembali ke ruang konsultasi dan memutuskan untuk melakukan upaya terbaik untuk menyelamatkan nyawa wanita itu. Mulai hari itu, Ia selalu memberikan perhatian khusus pada kasus wanita itu.</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah melalui perjuangan yang panjang, akhirnya diperoleh kemenangan. Wanita itu sembuh! Dr. Howard meminta bagian keuangan rumah sakit untuk mengirimkan seluruh tagihan biaya pengobatan kepadanya untuk persetujuan. Dr. Howard melihatnya, dan menuliskan sesuatu pada pojok atas lembar tagihan, dan kemudian mengirimkannya ke kamar pasien.</p>
<p style="text-align: justify;">Wanita itu takut untuk membuka tagihan tersebut, ia sangat yakin bahwa ia tak akan mampu membayar tagihan tersebut walaupun harus diangsur seumur hidupnya. Akhirnya Ia memberanikan diri untuk membaca tagihan tersebut, dan ada sesuatu yang menarik perhatiannya pada pojok atas lembar tagihan tersebut. Ia membaca tulisan yang berbunyi &#8220;Telah dibayar lunas dengan segelas besar susu!&#8221; tertanda, Dr. Howard Kelly.</p>
<p style="text-align: justify;">Air mata kebahagiaan membanjiri matanya. Ia berdoa:</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Tuhan, terima kasih, bahwa cintamu telah memenuhi seluruh bumi melalui hati dan tangan manusia.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Sumber: unknown</p>
<p class="facebook"><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://nukilan.com/2006/05/09/segelas-susu.htm" target="_blank"><img src="http://nukilan.com/wp-content/plugins/add-to-facebook-plugin/facebook_share_icon.gif" alt="Share on Facebook" title="Share on Facebook" /></a><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://nukilan.com/2006/05/09/segelas-susu.htm" target="_blank" title="Share on Facebook">Share on Facebook</a></p>

<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nukilan.com/2006/05/09/segelas-susu.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

