<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Nukilan Hidup &#187; Drama</title>
	<atom:link href="http://nukilan.com/tag/drama/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://nukilan.com</link>
	<description>Ketika petikan kata-kata menjadi sebuah blog</description>
	<lastBuildDate>Thu, 22 Oct 2009 14:07:20 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>The Postman</title>
		<link>http://nukilan.com/2007/02/26/the-postman.htm</link>
		<comments>http://nukilan.com/2007/02/26/the-postman.htm#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Feb 2007 02:15:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kurniawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Movie]]></category>
		<category><![CDATA[action]]></category>
		<category><![CDATA[Adventure]]></category>
		<category><![CDATA[Drama]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>
		<category><![CDATA[sci-fi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.nukilan.com/2007/02/26/the-postman.htm</guid>
		<description><![CDATA[Demi mendapatkan makanan dan tempat teduh, seorang pelarian menyamar menjadi postman (tukang pos) yang diperankan oleh Kevin Costner. The Postman berpura-pura mengirimkan surat ke sebuah kota yang bernama Pineview, Oregon. Di sana dia memberitahukan kondisi Amerika, nama presiden Amerika, tentunya semua itu rekayasa dan mereka percaya. Mereka menitipkan surat-surat kepada The Postman untuk dikirim kepada saudara-saudara mereka.


Related posts:<ol><li><a href='http://nukilan.com/2006/05/11/doom-3.htm' rel='bookmark' title='Permanent Link: Doom'>Doom</a></li><li><a href='http://nukilan.com/2006/05/07/shinobi-heart-under-blade.htm' rel='bookmark' title='Permanent Link: Shinobi: Heart Under Blade'>Shinobi: Heart Under Blade</a></li><li><a href='http://nukilan.com/2006/05/23/madadayo.htm' rel='bookmark' title='Permanent Link: Madadayo'>Madadayo</a></li></ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://nukilan.com/wp-content/uploads/2007/02/postman_ver1.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-495" title="postman_ver1" src="http://nukilan.com/wp-content/uploads/2007/02/postman_ver1-199x300.jpg" alt="postman_ver1" width="199" height="300" /></a>The Postman memang film yang breath taking, aku sempat menahan nafas beberapa kali menonton film ini. Settingan film ini diambil pada tahun 2013 dimana pada masa itu dunia sedang dilanda kekacauan, tidak ada teknologi di muka bumi ini, dan tidak ada hope (harapan).<span id="more-116"></span></p>
<p>Demi mendapatkan makanan dan tempat teduh, seorang pelarian menyamar menjadi postman (tukang pos) yang diperankan oleh Kevin Costner. The Postman berpura-pura mengirimkan surat ke sebuah kota yang bernama Pineview, Oregon. Di sana dia memberitahukan kondisi Amerika, nama presiden Amerika, tentunya semua itu rekayasa dan mereka percaya. Mereka menitipkan surat-surat kepada The Postman untuk dikirim kepada saudara-saudara mereka.</p>
<p>Di kota itu juga The Postman mengangkat seorang anak bernama Ford Lincoln Mercury menjadi postman. Ford memainkan peranan yang sangat penting dalam penyebaran semangat postman. Bahkan Ford membentuk kantor pos sendiri dan merekrut postman baru.</p>
<p><code><br />
I'm a representative of the United States goverment. Authorized by Order 417 of the Restored Congress to reestablish communication route in Idaho and lower Oregon. I'm your postman.<br />
</code></p>
<p>The Postman bergerak ke kota lain untuk mengirim dan mengambil surat. The Postman juga menyebarkan hope. Padahal semua itu fiktif. Tapi semua percaya. Dan akhirnya The Postman juga percaya dengan stuff is getting better every day. Penyebaran spirit postman sangat cepat sampai ke state-state yang lain sehingga pemimpin Holnist, Bethlehem, merasakan The Postman sebagai ancaman.</p>
<p><code><br />
Neither snow nor rain nor heat nor gloom of night stays these couriers from the swift completion of their appointed rounds. By my authority you're now empowered to carry the mail. Congartulations. You're the postman.<br />
</code></p>
<p>Terkadang The Postman merasa kehilangan semangat karena satu persatu teman-temannya mati dibunuh oleh Holnist. Dan dia memutuskan untuk membubarkan US Postal Services dan pergi ke St. Rose. Dalam perjalanannya mengantar The Postman sampai ke Bridge City dan melihat dia masih dikejar oleh Holnist dan dia sadar bahwa semuanya belum berakhir, dan masih besar harapan yang diberikan kepadanya. Akhirnya The Postman bangkit kembali dan memberikan perlawanan terhadap Bethlehem.</p>
<p><code><br />
You give our hope like it was candy in your pocket.<br />
</code></p>
<p>Aku tidak suka karakter Bethlehem sebagai bos Holnist, dia terlalu senang membunuh, kalau seorang pemimpin terlalu kejam dan senang membunuh akan berakhir di tangan anak buahnya sendiri. Jadi penjahat pun harus punya etika kalau mau terus menjadi penjahat. Kalau tidak dia pasti akan menjadi mayat.</p>
<p class="facebook"><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://nukilan.com/2007/02/26/the-postman.htm" target="_blank"><img src="http://nukilan.com/wp-content/plugins/add-to-facebook-plugin/facebook_share_icon.gif" alt="Share on Facebook" title="Share on Facebook" /></a><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://nukilan.com/2007/02/26/the-postman.htm" target="_blank" title="Share on Facebook">Share on Facebook</a></p>

<p>Related posts:<ol><li><a href='http://nukilan.com/2006/05/11/doom-3.htm' rel='bookmark' title='Permanent Link: Doom'>Doom</a></li><li><a href='http://nukilan.com/2006/05/07/shinobi-heart-under-blade.htm' rel='bookmark' title='Permanent Link: Shinobi: Heart Under Blade'>Shinobi: Heart Under Blade</a></li><li><a href='http://nukilan.com/2006/05/23/madadayo.htm' rel='bookmark' title='Permanent Link: Madadayo'>Madadayo</a></li></ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nukilan.com/2007/02/26/the-postman.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mangir</title>
		<link>http://nukilan.com/2006/06/05/mangir.htm</link>
		<comments>http://nukilan.com/2006/06/05/mangir.htm#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Jun 2006 08:11:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kurniawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Buku]]></category>
		<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[Drama]]></category>
		<category><![CDATA[Pramoedya Ananta Toer]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.nukilan.com/2006_06_05_mangir.html</guid>
		<description><![CDATA[Aku ikut merasakan bagaimana beratnya perasaan Sekar Pembayun yang begitu mencintai suaminya tetapi dia harus mengkhianatinya. Begitu juga perasaan Ki Ageng Mangir Wanabaya ketika mengetahui dusta sang istri. Dia tau istrinya menipu dirinya dan dia juga sadar kalau istrinya mencintai dirinya 100%.


Related posts:<ol><li><a href='http://nukilan.com/2006/09/08/jalan-raya-pos-jalan-daendels-i.htm' rel='bookmark' title='Permanent Link: Jalan Raya Pos, Jalan Daendels'>Jalan Raya Pos, Jalan Daendels</a></li></ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoBodyText" style="text-align: justify;"><a href="http://nukilan.com/wp-content/uploads/2006/06/NPA009-MANGIR-Drama-.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-532" title="NPA009-MANGIR-Drama-" src="http://nukilan.com/wp-content/uploads/2006/06/NPA009-MANGIR-Drama--199x300.jpg" alt="NPA009-MANGIR-Drama-" width="199" height="300" /></a>Pramoedya Ananta Toer melalui Mangir menceritakan perseteruan antara Kerajaan Mataram dengan Perdikan Mangir. Di dalam bukunya PAT memaparkan kelicikan, ketulusan cinta, busuknya politik, dan kesetiaan manusia.</p>
<p class="MsoBodyText" style="text-align: justify;">Yang paling aku suka dari cerita Mangir adalah kisah cinta antara Ki Ageng Mangir Wanabaya dan Sekar Pembayun. Pada awalnya Sekar Pembayun membantu ayahnya untuk  menjebak Ki Ageng Mangir Wanabaya dengan cara mencuri hatinya. Ternyata bukan hanya hati Ki Ageng Mangir Wanabaya yang berhasil dicurinya tetapi hati Sekar Pembayun juga ikut tercuri oleh Ki Ageng Mangir Wanabaya.<span id="more-37"></span></p>
<p class="MsoBodyText" style="text-align: justify;">Aku ikut merasakan bagaimana beratnya perasaan Sekar Pembayun yang begitu mencintai suaminya tetapi dia harus mengkhianatinya. Begitu juga perasaan Ki Ageng Mangir Wanabaya ketika mengetahui dusta sang istri. Dia tau istrinya menipu dirinya dan dia juga sadar kalau istrinya mencintai dirinya 100%.</p>
<p class="MsoBodyText" style="text-align: justify;">Tidak bisa dibayangkan bagaimana Ki Ageng Mangir Wanabaya menerima kenyataan tersebut dan mempertanggung jawabkan kepada teman-temannya yang telah mempercayai nasib desa mereka kepada dirinya.</p>
<p class="MsoBodyText" style="text-align: justify;">Inilah sipnosis Mangir karya Pramoedya Ananta Toer yang diambil dari itgo.com</p>
<blockquote>
<p class="MsoBodyText" style="text-align: justify;">http://www.mangir.itgo.com/Sinop.htm</p>
<p class="MsoBodyText" style="text-align: justify;"><span style="color: #ff0000;"><em><strong>SINOPSIS </strong></em></span></p>
<div style="text-align: justify;">
<p class="MsoBodyText" align="left">Ketika Majapahit runtuh (1527), Jawa            menjadi daerah yang tidak bertuan dan tidak mengenal satu kekuasaan            tunggal. Pada saat yang bersamaan pula, Wali Sanga mulai menyebarkan            Islam melalui pesisir Utara dan Portugis telah datang ke Sunda Kelapa.</p>
<p class="MsoBodyText" align="left">Kekuasaan tak berpusat tersebar praktis            di seluruh Jawa, menyebabkan keadaan kacau balau. Perang yang terus            menerus untuk merebut kekuasaan tunggal membuat Pulau Jawa bermandikan            darah. Sehingga yang muncul di Jawa adalah daerah-daerah kecil (desa)            yang berbentuk Perdikan (desa yang tidak mempunyai kewajiban membayar            pajak kepada pemerintah penguasa) dan menjalankan sistem demokrasi desa,            dengan penguasanya yang bergelar Ki Ageng. Adalah Ki Ageng Pamanahan            menguasai Mataram dan mendirikan Kota Gede pada 1577. Kemudian Panembahan            Senapati, anak Ki Ageng Pamanahan naik menjadi Raja Mataram.</p>
<p class="MsoBodyText" align="left">Saat bersamaan muncul pula sebuah daerah            Perdikan Mangir dengan pemimpinnya yang bernama Ki Ageng Mangir Wanabaya.            Seperti layaknya daerah-daerah lain di Jawa, pertempuran perebutan kekuasaan            pun tidak terelakkan, demikian pula antara Mangir dan Mataram. Hal ini            sangat dimungkinkan karena letak Perdikan Mangir dan Mataram yang sangat            berdekatan, sekitar Â± 30 km. Maka persaingan antara dua kekuasaan tersebut            menjadi tidak terelakkan lagi, terlebih dengan usaha penggenapan janji            Ki Ageng Pamanahan kepada Joko Tingkir (Sultan Hadi Wijaya) untuk menguasai            sepenuhnya Mataram.</p>
</div>
<p class="MsoBodyText" align="left">Pada akhirnya Mangir kalah setelah Ki            Ageng Mangir mati di tangan Panembahan Senapati sewaktu menghadap bersama            Sekar Pembayun dalam sebuah perkawinan rekayasa yang dibuat oleh Mataram            dalam rangka menghancurkan kekuasaan Mangir dan daerah-daerah lain yang            turut membantu Mangir, dan pada 1581 Ki Ageng Pamanahan berhasil menguasai            Mataram (dan sekitarnya).</p>
</blockquote>
<p class="facebook"><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://nukilan.com/2006/06/05/mangir.htm" target="_blank"><img src="http://nukilan.com/wp-content/plugins/add-to-facebook-plugin/facebook_share_icon.gif" alt="Share on Facebook" title="Share on Facebook" /></a><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://nukilan.com/2006/06/05/mangir.htm" target="_blank" title="Share on Facebook">Share on Facebook</a></p>

<p>Related posts:<ol><li><a href='http://nukilan.com/2006/09/08/jalan-raya-pos-jalan-daendels-i.htm' rel='bookmark' title='Permanent Link: Jalan Raya Pos, Jalan Daendels'>Jalan Raya Pos, Jalan Daendels</a></li></ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nukilan.com/2006/06/05/mangir.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ikiru</title>
		<link>http://nukilan.com/2006/05/23/ikiru.htm</link>
		<comments>http://nukilan.com/2006/05/23/ikiru.htm#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 May 2006 08:01:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kurniawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Movie]]></category>
		<category><![CDATA[Drama]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nukilan.com/2006_05_23_ikiru.html</guid>
		<description><![CDATA[Ikiru menceritakan kehidupan Mr. Watanabe, seorang separuh baya yang bekerja di salah satu perusahaan pemerintah. Kehidupan sehari-hari hanya menghabiskan waktunya dengan tidak mengerjakan suatu yang berarti, kecuali melindungi karirnya di pemerintahan. Prinsipnya lebih baik tidak melakukan sesuatu untuk menjaga posisinya. Bahkan beliau tidak pernah mengambil cuti sehari pun seumur hidup beliau bekerja.


Related posts:<ol><li><a href='http://nukilan.com/2006/05/23/madadayo.htm' rel='bookmark' title='Permanent Link: Madadayo'>Madadayo</a></li></ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://nukilan.com/wp-content/uploads/2006/05/ikiru.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-492" title="ikiru" src="http://nukilan.com/wp-content/uploads/2006/05/ikiru-213x300.jpg" alt="ikiru" width="213" height="300" /></a>Directed by: Akira Kurosawa<br />
Genre: Drama<br />
Casting: Takashi Shimura (Kanji Watanabe), Shinichi Himori (Kimura), Haruo Tanaka (Sakai), Minoru Chiaki    (Noguchi)<br />
Quote: I can&#8217;t afford to hate people. I don&#8217;t have that kind of time; Drinking this expensive sake is like paying myself back with poison for the way I lived all these years; Life is so short / Fall in love, dear maiden / While your lips are still red / And before you are cold, / For there will be no tomorrow.</p>
<p style="text-align: justify;">My Score: 8.5<span id="more-35"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Mungkin kita-kita sudah pernah membaca cerita dimana ada seorang pekerja yang mengetahui kalau hidupnya hanya tersisa tiga bulan karena mengidap kanker lambung. Kemudian pekerja itu melakukan suatu yang berguna bagi hidup dan lingkungannya. Nah inilah film dari cerita tersebut, Ikiru yang berarti &#8220;To Live&#8221;.</p>
<p>Film ini diceritakan dari sudut pandang Mr. Watanabe dan teman sekantornya setelah kematian Mr. Watanabe. Akira Kurosawa menceritakan Ikiru dari dua sudut pandang Mr. Watanabe dan teman sekantornya setelah kematiannya. Ikiru menyajikan pesan moral dan mengajak penontonnya untuk merenungkan pesan moral tersebut,</p>
<p>Ikiru menceritakan kehidupan Mr. Watanabe, seorang separuh baya yang bekerja di salah satu perusahaan pemerintah. Kehidupan sehari-hari hanya menghabiskan waktunya dengan tidak mengerjakan suatu yang berarti, kecuali melindungi karirnya di pemerintahan. Prinsipnya lebih baik tidak melakukan sesuatu untuk menjaga posisinya. Bahkan beliau tidak pernah mengambil cuti sehari pun seumur hidup beliau bekerja.</p>
<p>Beliau selalu merenungkan apakah kehidupan seperti ini layak diteruskan. Sampai suatu hari lambungnya menimbulkan masalah. Setelah beliau konsultasi ke dokter ternyata beliau terkena kanker lambung dan hidupnya hanya tiga bulan lagi.</p>
<p>Sadar kalau hidupnya tidak akan lama lagi, Mr. Watanabe berubah dari peminum menjadi seorang pendiam dan merenungi apa artinya hidup dan bagaimana rasanya benar-benar hidup. Beliau pun terjun ke kehidupan malam tetapi menemukan semua itu tidak berarti. Tidak membuat beliau merasa hidup.</p>
<p>Komunikasi antara anak dan menantunya tidak berjalan lancar. Diinspirasikan oleh bekas rekan kerjanya, Mr. Watanabe memutuskan untuk membawa kebahagian bagi orang lain dengan membangun taman bermain di daerah kumuh. Menjelang akhir pembangunan taman tersebut, beliau mampu menghadapi kematiannya dengan damai dan membuka mata anak, menantum, dan rekan kerjanya.</p>
<p>Pada proses pembangunan taman bermain, Mr. Watanabe mendapatkan penolakan-penolakan dari departemen pemerintah lainya. Temannya menanyakan apakah beliau merasa kesal atas perilaku penolakan mereka, beliau menjawab bahwa dirinya tidak punya waktu untuk merasakan rasa kesal itu.</p>
<p>Cerita film ini sangat menggugah hati, mengingatkan aku atas tujuan aku di dunia ini. Sampai hari ini aku masih meraba-raba untuk apa aku hidup. Tuhan tidak mungkin meniupkan nafasku ke duni ini hanya untuk &#8220;hidup&#8221; saja. Pasti ada arti, arti yang harus aku temukan sendiri.</p>
<p class="facebook"><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://nukilan.com/2006/05/23/ikiru.htm" target="_blank"><img src="http://nukilan.com/wp-content/plugins/add-to-facebook-plugin/facebook_share_icon.gif" alt="Share on Facebook" title="Share on Facebook" /></a><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://nukilan.com/2006/05/23/ikiru.htm" target="_blank" title="Share on Facebook">Share on Facebook</a></p>

<p>Related posts:<ol><li><a href='http://nukilan.com/2006/05/23/madadayo.htm' rel='bookmark' title='Permanent Link: Madadayo'>Madadayo</a></li></ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nukilan.com/2006/05/23/ikiru.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Madadayo</title>
		<link>http://nukilan.com/2006/05/23/madadayo.htm</link>
		<comments>http://nukilan.com/2006/05/23/madadayo.htm#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 May 2006 07:37:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kurniawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Movie]]></category>
		<category><![CDATA[Drama]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nukilan.com/2006_05_23_madadayo.html</guid>
		<description><![CDATA[Directed by: Akira Kurosawa
Genre: Drama
Cast: Tatsuo Matsumura (Professor Hyakken Uchida), KyÃ´ko Kagawa (Professor&#8217;s Wife), Hisashi Igawa (Takayama), JÃ´ji Tokoro (Amaki)
Tag Line: The final film by Japan&#8217;s master filmmaker.
My Score: 7.0Madadayo menceritakan kehidupan setelah pensiun Hyakken Uchida, seorang guru dan penulis. Di mata murid-muridnya Uchina adalah seorang sosok guru yang mengagumkan. Walaupun murid-muridnya telah lulus dan [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://nukilan.com/2006/05/23/ikiru.htm' rel='bookmark' title='Permanent Link: Ikiru'>Ikiru</a></li><li><a href='http://nukilan.com/2007/02/26/the-postman.htm' rel='bookmark' title='Permanent Link: The Postman'>The Postman</a></li><li><a href='http://nukilan.com/2006/05/11/doom-3.htm' rel='bookmark' title='Permanent Link: Doom'>Doom</a></li></ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://nukilan.com/wp-content/uploads/2006/05/fichas_175.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-486" title="fichas_175" src="http://nukilan.com/wp-content/uploads/2006/05/fichas_175-195x300.jpg" alt="fichas_175" width="195" height="300" /></a>Directed by: Akira Kurosawa<br />
Genre: Drama<br />
Cast: Tatsuo Matsumura (Professor Hyakken Uchida), KyÃ´ko Kagawa (Professor&#8217;s Wife), Hisashi Igawa (Takayama), JÃ´ji Tokoro (Amaki)<br />
Tag Line: The final film by Japan&#8217;s master filmmaker.</p>
<p>My Score: 7.0<span id="more-33"></span>Madadayo menceritakan kehidupan setelah pensiun Hyakken Uchida, seorang guru dan penulis. Di mata murid-muridnya Uchina adalah seorang sosok guru yang mengagumkan. Walaupun murid-muridnya telah lulus dan Uchina pensiun menjadi guru, mereka tetap memanggil Uchina guru. Bagi mereka sekali guru selamanya tetap menjadi guru.</p>
<p>Dalam kehidupan pensiunnya para murid-muridnya sering berkumpul di ruma sang guru. Dan mereka mengadakan acara ritual tahunan untuk memperingati ulang tahun sang guru. Di mana para peserta pesta menanyakan â€œMahda-kai? (Are you ready?)â€ dan Uchida sambil mengangkat segelas bir besar dan menjawab â€œMadadayo! (Not Yet!),â€ yang mengisyaratkan bahwa kematian bisa datang kapan saja tetapi kehidupan tetap berjalan.</p>
<p>Madadayo adalah film penutup dari karier sutradara legendaris Jepang, Akira Kurosawa. Mungkin beliau sudah tahu bahwa perjalanannya telah mendekati akhirnya dan walaupun beliau tahu tapi dia tetap meneriakkan Madadayo.<br />
Cerita film ini sangat sederhana tetapi mengguratkan pesan yang dalam. Setelah nonton film ini aku merasa kalau aku ini seorang murid yang tidak tahu terimakasih. Banyak ilmu dan pengetahuan aku diajarkan guru-guruku tapi tidak pernah aku lakukan satu kebaikan apapun untuk membalas jasa mereka, bahkan berterimakasih pun aku belum pernah ucapkan secara langsung.</p>
<p>Film ini harus dijadikan tontonan wajib bagi generasi-generasi sekarang dan yang akan datang supaya bisa lebih menghormati jasa guru, pahlawan tanpa jasa.</p>
<p>Terimakasih para guru-guru yang pernah secara langsung ataupun tidak langsung telah mengajari aku.</p>
<p class="facebook"><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://nukilan.com/2006/05/23/madadayo.htm" target="_blank"><img src="http://nukilan.com/wp-content/plugins/add-to-facebook-plugin/facebook_share_icon.gif" alt="Share on Facebook" title="Share on Facebook" /></a><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://nukilan.com/2006/05/23/madadayo.htm" target="_blank" title="Share on Facebook">Share on Facebook</a></p>

<p>Related posts:<ol><li><a href='http://nukilan.com/2006/05/23/ikiru.htm' rel='bookmark' title='Permanent Link: Ikiru'>Ikiru</a></li><li><a href='http://nukilan.com/2007/02/26/the-postman.htm' rel='bookmark' title='Permanent Link: The Postman'>The Postman</a></li><li><a href='http://nukilan.com/2006/05/11/doom-3.htm' rel='bookmark' title='Permanent Link: Doom'>Doom</a></li></ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nukilan.com/2006/05/23/madadayo.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

